Sidoarjo, LAZISNU Jatim
Momentum Hari Kartini dimanfaatkan NU Care-LAZISNU Jawa Timur untuk menghadirkan kepedulian di bidang pendidikan. Melalui program beasiswa, LAZISNU Jatim membebaskan tunggakan biaya pendidikan seorang siswi di SMK YPM Taman Sidoarjo.
Siswi tersebut bernama Yuliana, pelajar kelas X yang sejak kecil hidup tanpa kehadiran sosok ayah. Ayahnya diketahui bekerja sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) dan tidak pernah kembali.
“Sejak saat itu, Yuliana tinggal bersama ibunya dan menghadapi keterbatasan ekonomi yang berdampak pada keberlangsungan pendidikannya,” ujar Manajer Distribusi NU Care-LAZISNU Jatim, M Rizal Syarifuddin, di sela penyaluran beasiswa dhuafa, Selasa (21/04/2026).
Selama menempuh pendidikan, Yuliana kerap mengalami tunggakan biaya sekolah. Kondisi tersebut menjadi perhatian LAZISNU Jatim, khususnya dalam semangat memperingati Hari Kartini yang identik dengan perjuangan perempuan dalam meraih pendidikan dan kesetaraan.
Diketahui, beasiswa pendidikan ini termasuk lima pilar program LAZISNU, yaitu NU Care Cerdas. Rizal menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen NU Care-LAZISNU dalam mendukung akses pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan.
“Momentum Hari Kartini ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus memperjuangkan akses pendidikan, khususnya bagi perempuan. Yuliana adalah salah satu contoh anak yang memiliki semangat belajar tinggi di tengah keterbatasan,” ucapnya.
Dirinya berharap langkah ini tidak hanya membantu Yuliana secara individu, tetapi juga menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk turut berkontribusi dalam meningkatkan akses pendidikan bagi generasi muda.
“Terutama bagi mereka yang berada dalam kondisi keterbatasan ekonomi, sementara semangat menempuh pendidikan cukup tinggi,” pungkasnya.