Surabaya, LAZISNU Jatim
NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jatim menerima donasi sebesar Rp32 juta dari Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah (LAZIS) Khadijah Surabaya untuk membantu korban gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Penyerahan donasi berlangsung di Meeting Room Yayasan Khadijah Surabaya, Jalan A Yani Nomor 2-4, Kota Surabaya, Jumat (2/10/2026). Donasi diserahkan Ketua LAZIS Khadijah Surabaya, Hj Yulia Isti'anah, didampingi jajaran pengurus lainnya.
Tim Fundraising NU Care-LAZISNU Jatim, Friska Febriana, menyampaikan apresiasi kepada LAZIS Khadijah atas kepercayaan dan kepedulian yang diberikan melalui donasi tersebut.
“Terima kasih kepada LAZIS Khadijah yang telah mempercayakan donasi ini kepada NU Care-LAZISNU Jatim. Bantuan ini sangat berarti untuk mendukung pemenuhan kebutuhan warga yang terdampak gempa di Flores,” katanya.
Dirinya berharap kolaborasi dalam penanganan kebencanaan, baik di Jawa Timur secara khusus maupun di Indonesia secara umum, dapat terus terjalin dengan baik. Menurutnya, kerja sama antar lembaga menjadi bagian penting dalam memperkuat respons atas kebencanaan di daerah.
"Semoga sinergi ini terus terjalin baik, sehingga bantuan kepada warga terdampak bencana dapat disalurkan secara cepat dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan," ungkapnya.
Donasi tersebut selanjutnya akan disalurkan melalui program tanggap darurat NU Care-LAZISNU Jatim bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, NTT.
Direktur Wilayah NU Care-LAZISNU Jatim, Moch Rofii Boenawi, menjelaskan bahwa kebutuhan pengungsi akibat gempa Flores masih cukup besar. Saat ini, pihaknya tengah mengumpulkan donasi untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak gempa.
"Di antaranya ialah 100 unit tenda pengungsian yang layak, 10 unit dapur umum, serta lima ribu paket sembako dan bahan pangan,” kata Rofii.
Ia menambahkan, NU Care-LAZISNU Jatim juga menyiapkan pengiriman bantuan tahap awal ke wilayah terdampak. Bantuan tersebut direncanakan akan disalurkan pada awal Oktober 2026.
“Insyaallah, pada awal Oktober ini akan ada keberangkatan bantuan tahap awal sebanyak satu kontener yang akan dilepas langsung oleh PWNU Jatim,” pungkasnya.