Sidoarjo, LAZISNU Jatim
Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo menyalurkan bantuan Program NU Care Damai kepada tiga warga yang menjadi korban kebakaran rumah di Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (26/09/2026).
Pengurus LAZISNU PCNU Sidoarjo, Zainal Arifin mengatakan, santunan berupa sejumlah uang tunai diberikan kepada Suprapto warga Desa Keboansikep, Kecamatan Gedangan; Yulia warga Desa Ketegan, Kecamatan Taman; dan Muslimin warga Desa Kepuh Kiriman, Kecamatan Waru.
Menurutnya, penyaluran bantuan ini merupakan hasil sinergi antara LAZISNU PCNU Sidoarjo bersama Unit Pengumpul Zakat, Infaq dan Shadaqah (UPZIS) LAZISNU Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) serta Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) setempat sebagai wujud kepedulian dan gotong-royong NU dalam membantu warga yang tertimpa musibah.
“Musibah pertama menimpa rumah Bapak Suprapto pada tangga 10 September 2026 lalu. Saat kejadian, beliau bersama istrinya sedang menjalani kontrol kesehatan dan cuci darah di rumah sakit. Peristiwa itu juga menyisakan duka yang mendalam karena sang nenek wafat tidak lama setelah kebakaran,” ujar Zainal saat menyampaikan kronologi dari pihak keluarga.
Zainal menambahkan, kebakaran yang menimpa rumah Yulia terjadi pada 21 September 2026 saat waktu Maghrib. Api diduga berasal dari charger telepon genggam yang masih tertancap pada aliran listrik. Yulia merupakan seorang mualaf sekaligus ibu tunggal dengan tiga anak yang selama ini menggantungkan kebutuhan hidup dari bantuan keluarganya.
Sementara itu, rumah Muslimin terbakar pada 27 Agustus 2026 akibat dugaan korsleting listrik. Hampir seluruh bangunan beserta sepeda motor miliknya hangus dilalap api. Muslimin diketahui saat ini belum memiliki pekerjaan tetap dan sebelumnya bekerja sebagai pengrajin sepatu sandal di wilayah Kecamatan Waru.
Salah seorang pengurus UPZIS LAZISNU MWCNU Gedangan yang turut mendampingi penyerahan santunan berharap para korban diberikan Allah kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi ujian tersebut.
“Semoga Allah SWT memberikan kesabaran kepada para korban dan mengganti musibah ini dengan keadaan yang lebih baik,” tandasnya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan keluarga penerima manfaat. Keluarga Suprapto mengapresiasi kepedulian LAZISNU mulai dari tingkat ranting, MWCNU hingga PCNU Sidoarjo. Senada dengan itu, Yulia mengapresiasi bantuan yang diberikan LAZISNU kepadanya.
“Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan LAZISNU. Semoga sedekah para donatur mendapat balasan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT,” ungkap Yulia usai menerima santunan dari LAZISNU.