Kota Blitar, LAZISNU Jatim
NU Care-LAZISNU PBNU bersama PT Indomarco Prismatama atau Indomaret menyalurkan sejumlah bantuan di bidang pendidikan hingga pemberdayaan masyarakat. Penyaluran program kerja sama kedua pihak dipusatkan di Rumah Dinas Walikota Blitar, Jalan Sudanco Supriyadi, Kota Blitar, Selasa (10/03/2026).
Bantuan ini merupakan sedekah pelanggan Indomaret dalam program Sedekah Peduli Keluarga Unggul. Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan LAZISNU sebagai lembaga pengelola zakat, infaq dan sedekah NU.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Walikota Blitar H Syauqul Muhibbin, Sekretaris LAZISNU PBNU H Moesafa, dan sejumlah perwakilan PT Indomarco Prismatama. Penyerahan ini yang kedua setelah sebelumnya di Indragiri Hilir, Provinsi Riau.
Brand Manager Indomaret Cabang Jombang, Sugeng Riyadi, menyampaikan bahwa donasi yang berhasil dihimpun dari konsumen Indomaret mencapai sekitar Rp1,5 miliar. Dana tersebut disalurkan kepada masyarakat kurang mampu melalui berbagai program sosial.
“Terima kasih kepada para konsumen Indomaret yang telah menyisihkan sebagian rezekinya melalui program sedekah ini,” ujar Sugeng Riyadi dalam kegiatan penyerahan donasi.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Blitar yang telah memberikan izin penyelenggaraan kegiatan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Walikota Blitar yang telah memberikan izin sehingga kegiatan ini dapat diselenggarakan dengan baik,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris LAZISNU Jatim, Moch Rofi'i Boenawi, menjelaskan bahwa program tersebut mencakup beberapa jenis bantuan yang difokuskan pada sektor pendidikan dan penguatan ekonomi masyarakat. Di antaranya, meliputi, bantuan renovasi ruang belajar untuk madrasah di Kota Blitar.
“Program ini menyasar tiga madrasah yang membutuhkan perbaikan sarana belajar agar kegiatan pendidikan dapat berlangsung lebih nyaman dan layak,” terangnya mewakili LAZISNU PBNU.
Bantuan juga berupa insentif bagi guru honorer, khususnya para ustadz dan guru ngaji, dengan total bantuan sebanyak Rp30 juta yang diperuntukkan 30 orang. Para penerima merupakan guru yang mengajar di kawasan kampung dan belum memperoleh bantuan dari pemerintah.
“Ini sebagai wujud kepedulian terhadap para guru ngaji yang selama ini berperan penting dalam pendidikan keagamaan masyarakat,” ucap pria yang juga Direktur Wilayah NU Care-LAZISNU Jatim ini.
Tak hanya itu, pihaknya juga memberikan bantuan modal usaha kepada 30 UMKM di Kota Blitar. Menurutnya, para penerima manfaat tidak hanya diberi akses permodalan, tetapi juga dibekali pelatihan dan pendampingan agar usahanya tetep bisa berkembang dan sustainable.
“Selanjutnya, kolaborasi LAZISNU dan Indomaret ini juga memberikan bantuan sembako kepada sejumlah warga kurang mampu di Kota Blitar,” pungkasnya.