Pemerintah Kota Blitar bersama NU Care-LAZISNU dan PT Indomarco Prismatama (Indomaret) menyerahkan bantuan Program Keluarga Unggul di Rumah Dinas Walikota Blitar, Jalan Sudanco Supriyadi, Kota Blitar, Selasa (10/03/2026) malam. Bantuan berupa insentif guru honorer, rehabilitasi ruang belajar, modal usaha UMKM, dan sembako. Selain itu, Pemkot Blitar juga membagikan voucher belanja baju lebaran senilai Rp300 ribu kepada 540 anak yatim. Program tersebut didukung oleh sedekah pelanggan yang dihimpun melalui gerai-gerai ritel di bawah naungan Indomaret Cabang Jombang.
NU Care-LAZISNU PBNU bersama PT Indomarco Prismatama atau Indomaret menyalurkan sejumlah bantuan dari sedekah pelanggan di bidang pendidikan hingga pemberdayaan masyarakat. Penyaluran program kerja sama kedua pihak dipusatkan di Rumah Dinas Walikota Blitar, Jalan Sudanco Supriyadi, Kota Blitar, Selasa (10/03/2026). Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Walikota Blitar H Syauqul Muhibbin, Sekretaris LAZISNU PBNU H Moesafa, dan sejumlah perwakilan PT Indomarco Prismatama.
LAZISNU Jatim berikhtiar menggalakkan penggalangan dana sosial di kawasan wisata perkotaan dengan penyebaran kotak infaq di tempat wisata hingga rumah makan di Kota Batu. Sekretaris LAZISNU Jatim, Moch Rofi’i Boenawi, menyampaikan bahwa gagasan ini telah lama dicanangkan, namun baru terealisasi. Menurutnya, penyebaran kotak infaq di tempat wisata merupakan ikhtiar memperkuat LAZISNU di perkotaan.
Melihat pontensi yang cukup besar, NU Care-LAZISNU Jawa Timur mencanangkan zakat dikelola secara produktif. Pendistribusian zakat tidak melulu pada konsumtif, tetapi dilakukan untuk pemberdayaan UMKM, bantuan modal usaha, pemberdayaan hewan ternak seperti kambing bergulir, bantuan sarana jualan gerobak dan sejenisnya. Dengan dana zakat ini, perekonomian masyarakat dapat meningkat. Mengubah mustahik (orang yang menerima) menjadi muzakki (orang yang memberi).
LAZISNU Bojonegoro pada momentum bulan Ramadhan mengajak masyarakat, khususnya Nahdliyin, untuk memperkuat kepedulian sosial kepada sesama, seperti kaum dhuafa, anak yatim, dan keluarga prasejahtera. Ketua LAZISNU Bojonegoro, Eko Arief Cahyono, menegaskan bahwa Ramadhan merupakan bulan penuh keberkahan. “Ramadhan 1447 Hijriah adalah bulan keberkahan. Setiap rupiah yang disedekahkan akan menjadi cahaya kebaikan yang terus mengalir pahalanya,” katanya.
NU Care-LAZISNU Jatim mendorong semua elemen masyarakat untuk meningkatkan solidaritas kemanusiaan, khususnya di bulan Ramadhan 1447 H. Penegasan ini muncul dalam kajian Ngaji Kentong Ramadhan yang diselenggarakan oleh PWNU Jatim, Senin (02/03/2026). Acara yang mengusung tema ‘Ramadhan dan Solidaritas Kemanusiaan’ ini dipusatkan di Aula KH Bisri Syansuri PWNU Jatim, sekaligus disiarkan langsung di kanal youtube PWNU Jawa Timur Official. Kajian ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Wakil Ketua LAZISNU Jatim H Choirur Roziqin dan Sekretaris LAZISNU Jatim Moch Rofii Boenawi.





