Kota Blitar, LAZISNU Jatim
NU Care-LAZISNU PBNU menggelar pelatihan dan penguatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Blitar. Agenda ini dipusatkan di SMK Islam 1 Blitar selama dua hari, yakni pada Sabtu-Ahad (13–14/06/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan berkolaborasi dengan PT Indomarco Prismatama (Indomaret). Tak hanya pelatihan, NU Care-LAZISNU juga melaksanakan penyerahan gerobak dan bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM. Para penerima manfaat sebelumnya yang telah melalui proses seleksi dan pendampingan.
Sekretaris LAZISNU PBNU, Moesyafa, menjelaskan bahwa keberhasilan UMKM tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal yang dimiliki, tetapi juga kemampuan pelaku usaha dalam mengelola bisnis secara profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Selama dua hari pelatihan, para pelaku UMKM diharap mampu meningkatkan kualitas usahanya dan lebih siap menghadapi tantangan pasar yang semakin kompetitif,” ujarnya.
Menurutnya, pelatihan tersebut juga mendorong peserta untuk memahami pentingnya inovasi produk, pemanfaatan teknologi digital, serta membangun kepercayaan pelanggan sebagai modal utama dalam mengembangkan usaha.
Kepala Bidang Pengawasan Perindustrian dan Perdagangan Disperindag Kota Blitar, Kurnia Nurmasari, menekankan pentingnya legalitas usaha, standar mutu produk, dan kepatuhan terhadap regulasi perdagangan sebagai langkah strategis agar UMKM dapat berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.
“UMKM memiliki peran besar dalam menggerakkan perekonomian daerah," ungkapnya saat menjadi pemateri pelatihan.
Dirinya mendorong para pelaku usaha dapat memahami aspek legalitas, kualitas produk, serta tata niaga yang baik agar mampu bersaing dan naik kelas.
"Ini penting dilakukan, tentu selain meningkatkan kapasitas produksi," pungkasnya.
Diketahui, dalam pelatihan itu para peserta mendapatkan berbagai materi. Keseluruhan materi dirancang untuk memperkuat fondasi usaha, mulai dari manajemen usaha, pengelolaan keuangan, strategi pemasaran, pelayanan konsumen, hingga pengembangan produk yang memiliki daya saing di pasar.