NU Care-LAZISNU PBNU menggelar pelatihan dan penguatan kapasitas pelaku UMKM di Kota Blitar. Tak hanya itu, NU Care-LAZISNU juga menyerahkan gerobak dan bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM yang sebelumnya yang telah melalui proses seleksi dan pendampingan. Sekretaris LAZISNU PBNU, Moesyafa, menjelaskan bahwa keberhasilan UMKM tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal yang dimiliki, tetapi juga kemampuan pelaku usaha dalam mengelola bisnis secara profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
NU Care-LAZISNU Jawa Timur mendistribusikan 50 rombong usaha dalam program zakat produktif selama bulan Ramadhan 1447 H. Program ini difokuskan pada pemberdayaan ekonomi masjid melalui bantuan modal dan perlengkapan usaha bagi masjid serta jamaahnya. Pendistribusian secara simbolis dilaksanakan di Masjid Al Hidayah Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, Sabtu (21/02/2026). Penyerahan dilakukan langsung oleh Direktur Wilayah NU Care-LAZISNU Jawa Timur, Moch Rofii Boenawi.
Lazisnu Jawa Timur meluncurkan Program Ekonomi Produktif di Surabaya untuk mendorong kemandirian ekonomi desa melalui penguatan UMKM dengan pendampingan usaha, pelatihan, permodalan bergulir, dan akses pasar. Program ini menekankan pemanfaatan zakat secara produktif agar pelaku usaha kecil dapat naik kelas, seperti dirasakan penerima manfaat yang kini mampu meningkatkan produksi dan pemasaran digital. Ke depan, Lazisnu Jatim menargetkan lebih dari 1.000 UMKM binaan di seluruh Jawa Timur guna menciptakan ekosistem usaha berkelanjutan, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga dhuafa melalui pemberdayaan ekonomi.


