Ponorogo, LAZISNU Jatim
Sejumlah desa di wilayah Kecamatan Bungkal, Ponorogo mengalami kekeringan sejak beberapa hari terakhir. Di antara daerah terdampak kekeringan ialah Dukuh Bungur, Desa Munggu, dengan sekitar 60 KK atau 165 jiwa, serta Dukuh Klatakan, Desa Belang, yang tercatat sekitar 21 KK atau 60 jiwa terdampak kekeringan.
Untuk itu, NU Peduli Ponorogo melalui NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) dan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) bergerak menyalurkan bantuan di dua daerah tersebut.
Sedikitnya, dua truk tangki berisi air bersih dengan total 5.000 liter disalurkan kepada warga. Bantuan diharapkan dapat terus berlanjut hingga musim hujan tiba, sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Warga menyambut gembira dan bersyukur atas bantuan tersebut. Pasalnya, selama ini masyarakat di wilayah tersebut mengalami krisis dan kesulitan mendapatkan air bersih yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Alhamdulillah, matur nuwun sanget dhumateng NU Peduli–LAZISNU ingkang sampun maringi bantuan toyo (air) bersih," ujar Mesti, salah satu warga terdampak kekeringan, dikutip pada Rabu (16/9/2026).
Warga RT 01/RW 05 Dukuh Bungur, Desa Munggu itu menyebutkan bahwa air bersih yang disalurkan sangat membantu warga, terutama bagi kebutuhan sehari-hari.
"Bantuan niki sanget mbiyantu warga, mugi amal sae panjenengan sedaya dipun paringi piwales dening Allah SWT,” kata Mesti.
Manajer Cabang NU Care-LAZISNU PCNU Ponorogo, Jam’un Haidar, menyampaikan bahwa musim kemarau yang berkepanjangan menyebabkan warga kesulitan mendapatkan air bersih. Sehingga pihaknya melaksanakan aksi solidaritas ini demi membantu warga.
“Sebab, air merupakan kebutuhan yang sangat vital dan mendesak, sangat dibutuhkan warga terutama untuk minum dan kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, mencuci dan mandi,” ucapnya.
Sementara itu, Manajer Area NU Care-LAZISNU MWCNU Bungkal, Suwadi, menyampaikan bahwa aksi solidaritas tersebut terlaksana berkat kerja sama dengan para donatur dan simpatisan dalam menghimpun sumber pendanaan.
“Kita akan mensurvei dan melakukan kajian lebih lanjut. Kita cari sumber air untuk kita programkan pengadaan sumur dan pipanisasi supaya air bersih bisa merata ke warga Bungur Munggu dan Klatakan Belang,” tandasnya.
Sumber: aswajanews.isnuponorogo.org