Surabaya, LAZISNU Jatim
NU Care-LAZISNU bersama Unilever Indonesia melalui Unilever Indonesia Foundation terus memperkuat komitmen dalam membangun perempuan Indonesia yang adaptif, mandiri, dan berdaya melalui Program Pendidikan Perempuan Pandai AI (PandAI) & Berdaya: Literasi Keuangan & Digital AI.
Program ini digelar sejak Februari dan berakhir pada 24 Mei 2026 secara daring dan luring di delapan wilayah berbeda, yakni Kabupaten Bangkalan, Gresik, Sidoarjo, dan Jombang di Jawa Timur, serta Lampung Utara, Lampung Selatan, Metro, dan Tulang Bawang Barat di Provinsi Lampung.
Wakil Direktur Fundraising, Humas dan IT NU Care-LAZISNU PBNU, Anik Rifqoh, menyampaikan bahwa program Perempuan Pandai AI (PandAI) dan Berdaya merupakan bentuk kolaborasi untuk menghadirkan pendidikan inklusif yang mampu menjangkau perempuan dari berbagai latar belakang.
“Program Perempuan PandAI dan Berdaya telah berjalan sejak Februari 2026, menyasar sekitar 20 ribu perempuan di berbagai daerah Indonesia, dengan rentang usia 12 hingga 45 tahun,” ujarnya, Sabtu (23/5/2026).
Anik menambahkan, pelaksanaan literasi dipandu oleh para trainer hasil pelatihan sebelumnya yang diperkuat oleh master-trainer berpengalaman sehingga materi yang diberikan dapat dipahami secara lebih efektif dan aplikatif oleh para peserta.
“Kegiatan literasi ini dilakukan secara daring maupun tatap muka. Untuk peserta daring tercatat sejumlah 15.172 orang, sementara literasi offline diikuti 4.002 peserta,” katanya.
Sementara itu Director of Communications, Corporate Affairs & Sustainability Unilever Indonesia, Nurdiana Darus, menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendorong inklusi ekonomi dan digital yang lebih luas bagi perempuan di Indonesia.
“Kami Unilever Indonesia berusaha untuk selalu berkomitmen penuh mendampingi perempuan Indonesia agar berdaya, mandiri, dan mampu beradaptasi di era digital,” ucapnya.
Semangat dan antusiasme peserta tampak sepanjang kegiatan berlangsung. Diah Ageng Lisnani, siswa SMA Negeri 2 Kalianda, Lampung Selatan, merasa senang dapat mengikuti pelatihan tersebut secara gratis.
“Terima kasih NU Care-LAZISNU dan Unilever sudah kasih ilmu ini gratis, seru dan bermanfaat,” ungkapnya.
Melalui Program Perempuan PandAI & Berdaya, NU Care-LAZISNU berharap akan semakin banyak perempuan Indonesia yang mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas, mengelola keuangan secara bijak, serta menjadi pribadi yang mandiri dan berdaya demi membangun keluarga dan masa depan masyarakat yang lebih kuat di tengah perkembangan zaman.