Surabaya, LAZISNU Jatim
Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jawa Timur melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Perkumpulan (Asosiasi) Praktisi Pendingin dan Tata Udara atau APITU DPD Jatim. Penandatanganan MoU berlangsung di Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim, Ahad (25/10/2026).
MoU itu berkaitan dengan Pelatihan Vokasi Teknisi Air Conditioner (AC) Santri yang dicanangkan LAZISNU Jatim dalam program pemberdayaan. MoU ditandatangani oleh Direktur Wilayah NU Care-LAZISNU Jatim Moch Rofii Boenawi dan Ketua APITU DPD Jatim Ihat Rustandi.
Ketua APITU DPD Jatim Ihat Rustandi, mengatakan bahwa kedua belah pihak bekerja sama dalam melaksanakan pelatihan vokasi teknisi AC bagi santri untuk daerah Surabaya dan sekitarnya.
“Nanti pelatihnya dari APITU, sedangkan LAZISNU Jatim memfasilitasi pembiayaannya,” ujarnya.
Ia menyebutkan, pelatihan akan berlangsung selama 10 hari di Kantor APITU Jatim, Jalan Mojo 3A No. 8, Surabaya. Tak hanya itu, pasca pelatihan para peserta akan melaksanakan magang selama 2-3 bulan di perusahaan service AC yang terafiliasi APITU Jatim.
"Selama magang berlangsung para peserta akan difasilitasi BPJS Ketenagakerjaan yang disiapkan oleh LAZISNU Jatim," terangnya.
Sementara itu, Direktur Wilayah NU Care-LAZISNU Jatim Moch Rofii Boenawi, menuturkan bahwa setelah menjalani pelatihan dan magang, peserta akan kembali ke LAZISNU Jatim. Selanjutnya, mereka dikumpulkan dalam suatu wadah perkumpulan teknisi santri.
"Kami rencananya ada mini pemberdayaan, perkumpulan teknisi santri, untuk menyalurkan peserta pelatihan ketika akan terjun ke lapangan nantinya," ucapnya.
Ia menjelaskan, LAZISNU Jatim akan bekerja sama dengan sejumlah mitra untuk menyalurkan keahlian yang dimiliki teknisi santri. Sebab itu, nantinya para santri yang terlibat diwajibkan untuk menyisihkan keuntungan yang diperoleh untuk disedekahkan dan dikumpulkan di LAZISNU Jatim.
"Nantinya dana sedekah yang dikumpulkan itu akan digunakan untuk pelatihan-pelatihan teknisi AC di tempat-tempat lain," pungkasnya.