Surabaya, LAZISNU Jatim
Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jatim melaksanakan technical meeting Pelatihan Vokasi Teknisi Air Conditioner (AC) Santri di Kantor PWNU Jatim, Ahad (25/10/2026). Agenda ini membahas informasi teknis pelatihan bersama peserta dan tim pelatih dari Perkumpulan (Asosiasi) Praktisi Pendingin dan Tata Udara atau APITU.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua LAZISNU Jatim Muhammad Su'eb, Sekretaris LAZISNU Jatim Moch Rofii Boenawi dan lainnya. Sementara perwakilan APITU Jatim dihadiri Ketua Ihat Rustandi, Sekretaris Mochammad Fachrur Rozy, dan jajaran lainnya.
Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua LAZISNU Jatim Muhammad Su'eb, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud pemberdayaan masyarakat yang dicanangkan LAZISNU Jatim. Hal ini berdasarkan arahan dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim.
"Program ini sesuai pesan kiai (di PWNU Jatim) untuk melakukan program pemberdayaan masyarakat. Akhirnya kami memutuskan pelatihan teknisi AC ini," katanya.
Ia menjelaskan bahwa program ini menyasar santri dan alumni pondok pesantren di Kota Surabaya dan sekitarnya, yang belum memiliki pekerjaan tetap. Menurutnya, setiap peserta akan menjalani pelatihan dan praktik langsung.
"Setiap peserta tidak dipungut biaya, semuanya gratis. Asalkan berkomitmen untuk mengikuti pelatihan sampai selesai dan mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan bersama," ucapnya.
Ia berharap agar seluruh peserta yang telah terpilih dapat memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin. "Ini kesempatan emas untuk mendapatkan pekerjaan nantinya untuk kalian semuanya," tuturnya.
Di sisi lain, Sekretaris APITU Jatim Mochammad Fachrur Rozy, menekankan kepada peserta agar serius mengikuti pelatihan. Sebab, keseriusan dalam berlatih menjadi salah satu kunci dalam kesuksesan pelatihan yang berlangsung.
"Kami harap para peserta dapat serius berlatih nantinya. Eman-eman, kesempatan ini perlu dimanfaatkan sebaik-baiknya," ucapnya
Ia menuturkan, pelatihan kali ini merupakan pilot project dari pelatihan selanjutnya di daerah-daerah lain. Mengingat, antusiasme masyarakat untuk mengikuti pelatihan teknisi AC di berbagai daerah cukup tinggi.
"Pelatihan ini pilot project untuk agenda selanjutnya di daerah-daerah lain. Makanya, saya harap kalian serius mengikuti pelatihan, karena di daerah lain sudah banyak yang antre," pungkasnya.