Sumenep, LAZISNU Jatim
Sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat, NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Sumenep melaksanakan program bedah rumah warga kurang mampu, Selasa (21/7/2026). Program ini menggandeng Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumenep.
Program bedah rumah ini menyasar kediaman Sumerto, warga Dusun Lebak, Desa Beluk Raja, Kecamatan Ambunten, Sumenep. Ia merupakan warga yang dalam kesehariannya menempati sebuah rumah yang sudah kurang layak huni.
Pengurus LAZISNU Sumenep, Ahmad Bakir, mengatakan bahwa program ini memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Menurutnya, bedah rumah ini tak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi wujud kepedulian sosial serta semangat gotong royong dalam membantu sesama.
"Program ini merupakan ikhtiar bersama untuk menghadirkan manfaat dari dana ZIS kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.
Ia menegaskan, kolaborasi antara Kemenag Sumenep, BAZNAS, dan LAZISNU Sumenep merupakan contoh dari wujud kerja sama berbagai pihak, sehingga mampu menghadirkan solusi nyata bagi persoalan sosial di tengah-tengah masyarakat.
”Kami berharap sinergi seperti ini terus terjalin. Ketika lembaga-lembaga yang memiliki kepedulian sosial bergandengan tangan, manfaat yang dirasakan masyarakat akan semakin luas dan berkelanjutan,” tegasnya.
Dirinya berharap program bedah rumah ini dapat menumbuhkan semangat kepedulian dan gotong royong di tengah masyarakat, sekaligus mendorong semakin optimalnya pemanfaatan dana ZIS dalam meningkatkan kesejahteraan umat.
"Program ini menjadi bukti bahwa pengelolaan dana umat yang dilakukan secara kolaboratif mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat," pungkasnya.