NU Care-LAZISNU Jawa Timur mendistribusikan 50 rombong usaha dalam program zakat produktif selama bulan Ramadhan 1447 H. Program ini difokuskan pada pemberdayaan ekonomi masjid melalui bantuan modal dan perlengkapan usaha bagi masjid serta jamaahnya. Pendistribusian secara simbolis dilaksanakan di Masjid Al Hidayah Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, Sabtu (21/02/2026). Penyerahan dilakukan langsung oleh Direktur Wilayah NU Care-LAZISNU Jawa Timur, Moch Rofii Boenawi.
LAZISNU Sidoarjo menyerahkan bantuan paket sembako bagi Nahdliyin. Ratusan paket sembako itu diberikan disela Kirab Panji NU yang digelar PCNU Sidoarjo dalam rangka memperingati Harlah 1 Abad NU. Kegiatan itu dipusatkan di Kantor MWCNU Jabon, Sidoarjo, beberapa waktu lalu. Supervisor Pendistribusian dan Pemberdayaan NU Care–LAZISNU Sidoarjo, Askar Sodik, menyampaikan bahwa bantuan paket sembako tersebut sebagai sarana mempererat tali silaturahmi pengurus NU dengan jamaah di akar rumput.
NU Care-LAZISNU PWNU Jatim menggelar Literasi Keuangan bertajuk ‘Perempuan Muda Berdaya, Finansial Terjaga’. Kegiatan dalam rangka mewujudkan pilar program NU Care Cerdas ini dilaksanakan di Hotel Kampi Surabaya, Jumat (13/2/2026). Kegiatan yang menggandeng Tokio Marine Life Insurance (TMLI) Indonesia ini diikuti ratusan generasi Z dan perempuan muda dari berbagai elemen di Surabaya.
LAZISNU Jatim bakal menyelenggarakan literasi keuangan guna mewujudkan salah satu dari lima programnya, yaitu NU Care Cerdas. Acara ini dipusatkan di Hotel Kampi, Jalan Taman Apsari No.35, Genteng, Surabaya, Jumat (13/02/2026). Acara yang mengusung tema ‘Perempuan Muda Berdaya, Finansial Terjaga’ ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Ketua LAZISNU Jatim H A Afif Amrullah dan Head of Agency Activation & Retention TMLI Nila Kurniasari.
NU Care-LAZISNU Jatim merilis perolehan dana Zakat, Infaq dan Shadaqah (ZIS) selama tahun 2025. Dana yang dihimpun oleh LAZISNU Jatim dan LAZISNU di kabupaten/kota se Jawa Timur itu mencapai Rp1.585.944.257.646 atau Rp1,5 triliun lebih. Rinciannya, penerimaan dana zakat sepanjang 2025 mencapai Rp56.004.556.672, sementara penerimaan dana infaq dan shadaqah sebesar Rp42.516.239.307. Adapun penerimaan dana keagamaan dan sosial Rp38.640.280.147, serta dana amil yaitu Rp8.526.851.434. Dari jumlah penerimaan tersebut, sepanjang 2025 NU Care-LAZISNU se Jatim telah menyalurkan dana dan bantuan kepada mustahik sebesar Rp1.430.161.484.265 atau Rp1,4 triliun lebih.
Ketua LAZISNU Jatim, H A Afif Amrullah, mengatakan memasuki abad kedua NU bertekad mewujudkan transformasi filantropi NU. Untuk mewujudkan hal itu, tentu harus melalui sejumlah tantangan dan konsekuensi. Transformasi yang digagas LAZISNU Jatim meliputi tiga hal, yaitu sistem laporan keuangan, aplikasi, serta website yang di dalamnya juga memuat dokumentasi dan publikasi informasi kelembagaan.





