Festival Kemanusiaan NU 2025 yang digelar Lazisnu Jawa Timur di Alun-Alun Kota Malang selama dua hari berhasil menarik ribuan pengunjung melalui rangkaian kegiatan sosial, edukatif, dan hiburan seperti bazar amal, layanan kesehatan gratis, pentas seni, talkshow kemanusiaan, serta penggalangan dana. Acara ini juga menjadi wadah promosi UMKM binaan dan edukasi publik tentang peran zakat, infak, dan sedekah dalam pemberdayaan masyarakat. Dana yang terkumpul dialokasikan untuk bantuan pendidikan, bedah rumah, dan penguatan UMKM, dengan komitmen penyaluran transparan. Melalui festival ini, Lazisnu Jatim mengajak masyarakat menjadikan kepedulian sosial sebagai kebiasaan dan berharap kegiatan serupa menjadi agenda tahunan.
Lazisnu Jawa Timur mencatat peningkatan partisipasi donatur infak dan sedekah sepanjang semester pertama 2025 yang berdampak pada bertambahnya penerima manfaat dari kalangan keluarga prasejahtera, anak yatim, hingga warga terdampak bencana. Dana yang terhimpun dimanfaatkan untuk program bantuan pangan, santunan rutin, respon bencana, dan dukungan pendidikan, sekaligus diperluas hingga wilayah terpencil. Selain bantuan langsung, Lazisnu juga mengintegrasikan program pemberdayaan melalui pelatihan dan pendampingan usaha agar masyarakat lebih mandiri. Dengan dukungan relawan lapangan, sistem pelaporan transparan, serta penguatan jejaring komunitas, Lazisnu Jatim menargetkan pengembangan program terintegrasi di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi sebagai fondasi pembangunan sosial berkelanjutan di Jawa Timur.
Lazisnu Jawa Timur meluncurkan Program Ekonomi Produktif di Surabaya untuk mendorong kemandirian ekonomi desa melalui penguatan UMKM dengan pendampingan usaha, pelatihan, permodalan bergulir, dan akses pasar. Program ini menekankan pemanfaatan zakat secara produktif agar pelaku usaha kecil dapat naik kelas, seperti dirasakan penerima manfaat yang kini mampu meningkatkan produksi dan pemasaran digital. Ke depan, Lazisnu Jatim menargetkan lebih dari 1.000 UMKM binaan di seluruh Jawa Timur guna menciptakan ekosistem usaha berkelanjutan, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga dhuafa melalui pemberdayaan ekonomi.
NU Care-LAZISNU Jawa Timur menyalurkan zakat produktif berupa bibit ikan lele di Lumajang. Kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan Majelis Takwa Telkomsel (MTT). Sekretaris LAZISNU Jatim, Moch Rofi’i Boenawi, mengatakan program zakat produktif menjadi contoh pengelolaan zakat yang inovatif, berorientasi pada pemberdayaan dan kesejahteraan umat secara berkelanjutan.
- Sebelumnya
- 1
- 2
- 3
- 4
- Selanjutnya



