Malang, LAZISNU Jatim
NU Care-LAZISNU Kota Malang menggelar 'Festival Muharram 1448 H: Santunan Anak Yatim dan Dhuafa' di Aula Lantai 3 Kantor PCNU Kota Malang, Ahad (12/7/2026). Kegiatan dalam rangka semangat berbagi di bulan Muharram ini menyasar 150 anak yatim dan dhuafa. Masing-masing menerima santunan uang tunai dan perlengkapan sekolah.
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, jajaran PCNU Kota Malang, NU Care-LAZISNU, serta lembaga dan badan otonom (Banom), pengurus MWCNU se-Kota Malang, para donatur, serta mitra strategis LAZISNU.
Manajer NU Care-LAZISNU Kota Malang, H Andi Syayuti, S.E., menegaskan bahwa Festival Muharram merupakan wadah untuk mempererat sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menghadirkan manfaat nyata bagi sesama, khususnya anak-anak yatim.
“Festival Muharram ini menjadi momentum mempererat sinergi antara NU Care-LAZISNU, para donatur, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Kepedulian kepada anak yatim adalah tanggung jawab bersama yang harus terus kita hidupkan,” ujarnya.
Menurut Andi, keberhasilan penyelenggaraan Festival Muharram merupakan buah dari semangat gotong royong dan kepercayaan masyarakat kepada NU Care-LAZISNU. Ia pun mengapresiasi seluruh donatur, mitra strategis, relawan, serta berbagai pihak yang membantu menyukseskan acara.
“Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi keluarga, usaha, serta kehidupan kita semua,” tuturnya.
Andi menjelaskan, Festival Muharram yang digelar hari ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan secara berjenjang mulai tingkat Ranting NU, MWCNU, hingga PCNU Kota Malang. Ia berharap acara ini berkembang menjadi gerakan sosial yang terus menghidupkan kepedulian masyarakat sepanjang tahun.
“Kami ingin NU Care-LAZISNU terus menjadi jembatan kebaikan antara para dermawan dengan masyarakat yang membutuhkan. Semoga semakin banyak pihak yang bergabung dalam gerakan ini sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh umat,” tuturnya.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menilai NU Care-LAZISNU tidak hanya berperan sebagai lembaga filantropi, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun budaya kepedulian sosial serta menyiapkan generasi yang tangguh dan berkarakter.
“Atas nama Pemerintah Kota Malang, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada NU Care-LAZISNU Kota Malang yang secara konsisten menunjukkan kepedulian kepada masyarakat, khususnya kepada anak-anak yatim. Ini merupakan ikhtiar mulia dalam menyiapkan generasi masa depan yang berakhlak dan memiliki semangat untuk terus berkembang,” tegasnya.
Wahyu menjelaskan bahwa semangat yang dibangun NU Care-LAZISNU sejalan dengan visi Pemerintah Kota Malang dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera, inklusif, dan berdaya melalui penguatan program sosial berbasis kolaborasi.
“Program-program yang dijalankan Pemerintah Kota Malang memiliki semangat yang sama dengan NU Care-LAZISNU, yaitu memperluas manfaat bagi masyarakat. Karena itu, kolaborasi seperti ini harus terus diperkuat agar semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Ddalam acara ini juga diisi dengan tausiyah keagamaan, layanan bakti sosial kesehatan dan terapi alternatif, serta penampilan musik orkestra Sanggar Warna Lesbumi PCNU Kota Malang.
Festival Muharram tahun ini berkolaborasi dengan mitra strategis dan donator. Di antaranya, Ocean Garden, Bulan Purnama, CV Jaya Laksa Lestari, J99, BSI Cabang Kawi, Podo Rukun Group, Syahid Property Indonesia, serta masyarakat yang terus mempercayakan zakat, infak, sedekah, dan dana sosialnya kepada NU CARE-LAZISNU Kota Malang.