Sejumlah korban terdampak bencana gempa bumi di Flores, NTT hingga kini masih tinggal di tenda pengungsian. NU Peduli pun menyalurkan bantuan berupa 1.000 porsi makanan siap saji kepada warga terdampak. Ketua Satgas NU Peduli NTT, Ajhar Jowe, menjelaskan bahwa penyaluran makanan siap saji dilakukan karena masih banyak warga yang bertahan di tenda, baik tenda yang didirikan secara mandiri maupun tenda pengungsian. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mereka harus memasak bersama di dapur darurat.
NU Care-LAZISNU Jawa Timur mengajak masyarakat luas memperkuat solidaritas kemanusiaan dan membangun kepedulian dengan membantu warga terdampak gempa bumi di Flores, NTT. Dampak gempa menimbulkan korban jiwa serta kerusakan sejumlah fasilitas umum di berbagai wilayah. Wakil Ketua LAZISNU Jatim, Muhammad Su'eb, mengatakan bencana gempa Flores menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian masyarakat. “Mari kita bersama-sama membantu sesuai kemampuan masing-masing. Bantuan sekecil apa pun sangat berarti bagi masyarakat yang sedang membutuhkan,” ujarnya.
NU Care-LAZISNU Jatim mentasharufkan fidyah Ramadhan kepada tukang becak dan petugas TPA di Kota Surabaya, Rabu-Kamis (18-19/03/2026). Fidyah kepada tukang becak berbentuk makanan jadi yang dibagikan dini hari sebagai menu sahur. Sementara fidyah kepada petugas TPA berupa makanan mentah agar bisa diolah sesuai kebutuhan. Keduanya dipilih sebagai penerima fidyah karena merepresentasikan kelompok pekerja sektor informal yang tetap bekerja di waktu-waktu krusial. “Penyaluran fidyah ini berasal dari dua sumber, yakni dari LAZISNU PBNU dan yang diterima LAZISNU Jatim sendiri,” ujar Manajer Distribusi NU Care-LAZISNU Jatim, M Rizal Syarifuddin, Kamis (19/03/2026).


