Jombang – Lazisnu Jawa Timur terus memperkuat perannya dalam membangun kesadaran keislaman masyarakat melalui program kajian Islam yang digelar secara rutin di berbagai daerah. Kajian ini menjadi ruang pembelajaran agama yang terbuka bagi masyarakat umum, mulai dari kalangan santri, pelajar, hingga orang tua.
Kegiatan kajian diselenggarakan secara berkala di masjid, pesantren, serta balai pertemuan warga. Tema yang diangkat pun beragam, mulai dari akidah, fiqih ibadah, akhlak, hingga kajian kitab kuning yang dibimbing langsung oleh para kiai dan ustaz berpengalaman.
Koordinator Program Dakwah dan Kajian Lazisnu Jawa Timur, Ustaz Ahmad Yazid, menjelaskan bahwa kajian Islam bertujuan membumikan nilai-nilai ajaran Islam agar mudah dipahami dan diamalkan oleh masyarakat.
“Ilmu agama harus dirasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Bukan sekadar dipelajari, tetapi juga diamalkan,” ujarnya.
Kajian Islam produksi Lazisnu Jatim tidak hanya mengedepankan aspek keilmuan, tetapi juga kebersamaan. Seusai kajian, peserta diajak berdiskusi ringan, bertanya langsung kepada pemateri, serta saling berbagi pengalaman spiritual.
Salah satu peserta kajian, Ibu Haniah, mengaku rutin mengikuti kajian karena merasa mendapatkan ketenangan batin. “Pengajian ini membuat hati lebih tenang dan ilmu saya juga bertambah. Saya jadi lebih memahami cara beribadah dengan benar,” tuturnya.
Sebagai bentuk keberlanjutan, Lazisnu Jawa Timur juga mengembangkan kajian berbasis komunitas. Di beberapa desa, dibentuk kelompok belajar kecil yang difasilitasi oleh relawan dakwah setempat. Kelompok ini menjadi wadah warga untuk mengaji dan berdiskusi secara rutin.
Lazisnu Jawa Timur menilai bahwa kajian Islam memiliki peran strategis dalam membentuk masyarakat yang religius dan harmonis. Dengan pemahaman agama yang baik, diharapkan tumbuh masyarakat yang berakhlak, saling menghormati, serta peduli terhadap sesama.
Ke depan, Lazisnu Jatim berencana memperluas jangkauan kajian ke pelosok desa serta menyediakan materi kajian dalam bentuk digital agar dapat diakses lebih luas oleh masyarakat.
Dengan semangat dakwah yang sejuk dan moderat, Lazisnu Jawa Timur berharap kajian Islam mampu menjadi cahaya yang menerangi kehidupan umat, menuntun masyarakat pada nilai kebaikan, serta mempererat ukhuwah islamiyah.