Lazisnu Jawa Timur menggelar Konsolidasi dan Penguatan Struktur Organisasi di Sidoarjo selama dua hari untuk meningkatkan mutu pengelolaan lembaga dan sinergi pengurus se-Jawa Timur melalui rapat kerja, pelantikan, evaluasi program, serta workshop manajemen zakat. Kegiatan ini menekankan penguatan tata kelola, administrasi, pelaporan keuangan, pemanfaatan teknologi, dan peningkatan kapasitas SDM, disertai penguatan nilai ke-NU-an dan spiritualitas pengurus. Dengan sejumlah rekomendasi strategis seperti optimalisasi media digital, peningkatan layanan, dan pembentukan pengawasan internal, Lazisnu Jatim menegaskan komitmen menjadi lembaga zakat yang profesional, amanah, dan modern.
Lazisnu Jawa Timur rutin menggelar kajian Islam di Jombang dan berbagai daerah sebagai upaya membangun kesadaran keislaman masyarakat melalui pembahasan akidah, fiqih, akhlak, hingga kajian kitab kuning yang dibimbing para kiai dan ustaz. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang belajar, tetapi juga sarana kebersamaan melalui diskusi dan berbagi pengalaman spiritual, serta dikembangkan dalam bentuk kelompok belajar berbasis komunitas di desa-desa. Ke depan, Lazisnu Jatim akan memperluas jangkauan kajian hingga pelosok dan menyediakan materi digital agar dakwah yang sejuk dan moderat semakin luas, demi membentuk masyarakat religius, harmonis, dan berakhlak.
Lazisnu Jawa Timur memperkuat program UMKM di Kediri sebagai bagian dari transformasi zakat produktif dengan pendekatan berbasis desa melalui pemetaan potensi lokal, pendampingan profesional, bantuan modal bertahap, serta pelatihan kewirausahaan. Program ini mencakup pembukuan, pengemasan, pemasaran digital, dan penguatan merek, disertai fasilitasi akses pameran dan platform digital. Dengan evaluasi rutin dan target pembinaan ratusan UMKM, Lazisnu Jatim mendorong mustahik menjadi pelaku usaha mandiri dan berdaya saing demi terwujudnya ekosistem ekonomi umat yang berkeadilan dan berkelanjutan.


