LAZISNU Tuban menyerahkan santunan bagi anak yatim dan dhuafa. Penyerahan dilakukan di sela acara Festival Alam Lestari yang dipusatkan di kawasan Sendang Kalangan, Montongsekar, Montong, Tuban. Sekretaris LAZISNU Tuban, Ihsan Hadi, menyampaikan bahwa keterlibatan LAZISNU dalam acara ini untuk menunjukkan peran lembaga filantropi NU yang cukup luas. "Selain fokus pada pemberdayaan ekonomi umat, LAZISNU juga aktif dalam isu-isu lingkungan hidup (Green NU) atau NU Care Hijau," katanya.
NU Care-LAZISNU Kencong menyerahkan donasi untuk korban bencana di Sumtera dan Aceh tahap 2 melalui LAZISNU Jatim. Penyerahan secara simbolis diterima oleh Wakil Ketua LAZISNU Jatim, H Choirur Roziqin. Sebelumnya, donasi tahap pertama dari LAZISNU Kencong telah disalurkan pada Desember 2025. Ketua LAZISNU Kencong, Ihya Ulumuddin, menyampaikan penyerahan donasi ini merupakan wujud komitmen berkelanjutan dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
NU Care-LAZISNU Jatim terus menguatkan gerakan filantropi di akar rumput. Salah satunya dengan menggelar Rapat Wilayah bertajuk ‘Gerakan Intensifikasi Koin NU’ di Lawang, Malang, Ahad (26/04/2026). Sekretaris LAZISNU Jatim, Moch Rofi’i Boenawi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi para pengurus dalam pengelolaan dan manajemen Koin NU di semua tingkatan, mulai dari Ranting, MWCNU, hingga PCNU.
LAZISNU Jawa Timur merilis rincian data penerimaan Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS) selama bulan Ramadhan 1447 H. Penerimaan itu dihimpun oleh LAZISNU yang tersebar di kabupaten/kota se-Jawa Timur. Data tersebut bersumber dari laporan ZIS Ramadhan 1447 H yang dilakukan NU Care-LAZISNU PCNU se-Jatim per tanggal 14 April 2026. Sebanyak 36 LAZISNU PCNU se-Jatim telah mengirimkan laporan, sementara 9 sisanya menyusul.
NU Care-LAZISNU se-Jawa Timur mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) hingga Rp208.027.849.090 atau Rp208 miliar selama Ramadhan 1447 H. Rinciannya, zakat maal sebesar Rp20.553.920.027 (Rp20 miliar), zakat fitrah Rp138.150.127.917 (Rp138,1 miliar), infaq/sedekah Rp10.450.274.495 (Rp10,4 miliar), dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) Rp478.564.589 (Rp478,5 juta), dan infaq/shadaqah barang Rp1.250.319.200 (Rp1,2 miliar). “Perolehan itu telah disalurkan kepada 3.290.182 atau 3,7 juta penerima manfaat di berbagai daerah,” ujar Ketua LAZISNU Jatim, H A Afif Amrullah, Selasa (21/04/2026).
Momentum Hari Kartini dimanfaatkan NU Care-LAZISNU Jawa Timur untuk menghadirkan kepedulian di bidang pendidikan. Melalui program beasiswa, LAZISNU Jatim membebaskan tunggakan biaya pendidikan seorang siswi di SMK YPM Taman Sidoarjo. “Yuliana tinggal bersama ibunya dan menghadapi keterbatasan ekonomi yang berdampak pada keberlangsungan pendidikannya,” ujar Manajer Distribusi NU Care-LAZISNU Jatim, M Rizal Syarifuddin, di sela penyaluran beasiswa dhuafa, Selasa (21/04/2026).





