NU Care-LAZISNU Jatim terus melakukan konsolidasi demi mewujudkan Intensifikasi Gerakan Koin NU di berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. Di antaranya di Kantor PCNU Bondowoso, Ahad (23/8/2026). Direktur NU Care-LAZISNU Jatim, Moch Rofii Boenawi, mengatakan bahwa gerakan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) pada Maret 2026. Menurutnya, pengawasan pelaksanaan intensifikasi Gerakan Koin NU dilakukan langsung oleh LAZISNU Jatim.
LAZISNU Kabupaten Pasuruan berkomitmen untuk menggalakkan Gerakan Intensifikasi Koin NU yang diinisiasi oleh NU Care-LAZISNU Jatim. Ketua LAZISNU Pasuruan, Nur Kholis Majid, mengatakkan bahwa koin NU bukan sekadar program pengumpulan infak, melainkan fondasi penting dalam membangun kemandirian organisasi sehingga mampu membiayai berbagai kegiatan keumatan tanpa bergantung kepada pihak lain. "Koin NU adalah kekuatan organisasi, dari sinilah kita membangun kemandirian untuk mendanai kegiatan-kegiatan NU, baik di tingkat ranting, MWCNU, hingga PCNU," ujarnya.
NU Care-LAZISNU Jatim terus memperkuat pelaksanaan program Intensifikasi Gerakan Koin NU. Di antaranya melalui sosialisasi program dan penandatangan MoU gerakan di Pondok Pesantren Miftahul Arifin, Wonomerto, Probolinggo, Sabtu (25/7/2026). Dalam acara ini, LAZISNU Probolinggo menetapkan tiga PRNU sebagai pilot project program, yaitu PRNU Kropak, PRNU Pohsangit Kidul, dan PRNU Jorongan. Ketua LAZISNU Probolinggo, Dewi Puspa, menjelaskan bahwa ketiga ranting tersebut akan menerima pendampingan manajemen dan tata kelola keuangan secara intensif yang difasilitasi oleh LAZISNU Jatim.
LAZISNU Kabupaten Probolinggo menggelar Bimtek UPZIS serta Sosialisasi Intensifikasi Gerakan Koin NU di Pondok Pesantren Miftahul Arifin, Desa Tunggak Cerme, Kecamatan Wonomerto, Sabtu (25/7/2026). Ketua PCNU Probolinggo, Kiai Teguh Mahameru Zainul Hasan, menekankan pentingnya penguatan tata kelola filantropi di tubuh NU. “Mari kita dukung gerakan Koin NU ini. Penggalangan Koin NU ke depannya harus satu pintu dan dilakukan secara bertahap,” ucapnya.
NU Care-LAZISNU Jawa Timur gencar melaksanakan program intensifikasi Koin NU. Salah satu LAZISNU di Gresik ditetapkan sebagai pilot project, yaitu LAZISNU PRNU Indro, Sukorejo, dan Gending, di bawah koordinasi LAZISNU MWCNU Kebomas, Gresik. Dari tiga ranting tersebut, LAZISNU PRNU Indro dinilai paling menonjol dalam aspek penghimpunan Koin NU, pentasharufan, serta pelaporan keuangan yang sesuai dengan standar NU Care-LAZISNU Jatim. Sehingga memperoleh bantuan Program Pemberdayaan Ekonomi Masjid berupa rombong dan modal usaha senilai Rp1,5 juta dari NU Care-LAZISNU Jatim. Bantuan tersebut diperuntukkan kepada Masjid Jami’ Al-Kautsar Indro.
NU Care-LAZISNU Kencong menyerahkan donasi untuk korban bencana di Sumtera dan Aceh tahap 2 melalui LAZISNU Jatim. Penyerahan secara simbolis diterima oleh Wakil Ketua LAZISNU Jatim, H Choirur Roziqin. Sebelumnya, donasi tahap pertama dari LAZISNU Kencong telah disalurkan pada Desember 2025. Ketua LAZISNU Kencong, Ihya Ulumuddin, menyampaikan penyerahan donasi ini merupakan wujud komitmen berkelanjutan dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
- Sebelumnya
- 1
- 2
- Selanjutnya





