NU Care-LAZISNU Jawa Timur gencar melaksanakan program intensifikasi Koin NU. Salah satu LAZISNU di Gresik ditetapkan sebagai pilot project, yaitu LAZISNU PRNU Indro, Sukorejo, dan Gending, di bawah koordinasi LAZISNU MWCNU Kebomas, Gresik. Dari tiga ranting tersebut, LAZISNU PRNU Indro dinilai paling menonjol dalam aspek penghimpunan Koin NU, pentasharufan, serta pelaporan keuangan yang sesuai dengan standar NU Care-LAZISNU Jatim. Sehingga memperoleh bantuan Program Pemberdayaan Ekonomi Masjid berupa rombong dan modal usaha senilai Rp1,5 juta dari NU Care-LAZISNU Jatim. Bantuan tersebut diperuntukkan kepada Masjid Jami’ Al-Kautsar Indro.
Bank Syariah Indonesia (BSI) bersama LAZISNU PWNU Jatim menjalin kolaborasi strategis pengembangan Program Koin NU ini melalui pemanfaatan layanan digital berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang disediakan BSI. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat dalam menyalurkan donasi kegiatan kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat. "Kehadiran QRIS BSI memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berdonasi secara cepat, transparan, dan terpercaya," jar Wahsi Prasodjo, Islamic Ecosystem Business Solutions Manager RO XII Surabaya Bali Nusra.
NU Care-LAZISNU Kencong menyerahkan donasi untuk korban bencana di Sumtera dan Aceh tahap 2 melalui LAZISNU Jatim. Penyerahan secara simbolis diterima oleh Wakil Ketua LAZISNU Jatim, H Choirur Roziqin. Sebelumnya, donasi tahap pertama dari LAZISNU Kencong telah disalurkan pada Desember 2025. Ketua LAZISNU Kencong, Ihya Ulumuddin, menyampaikan penyerahan donasi ini merupakan wujud komitmen berkelanjutan dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
NU Care-LAZISNU Jatim terus menguatkan gerakan filantropi di akar rumput. Salah satunya dengan menggelar Rapat Wilayah bertajuk ‘Gerakan Intensifikasi Koin NU’ di Lawang, Malang, Ahad (26/04/2026). Sekretaris LAZISNU Jatim, Moch Rofi’i Boenawi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi para pengurus dalam pengelolaan dan manajemen Koin NU di semua tingkatan, mulai dari Ranting, MWCNU, hingga PCNU.
UPZIS LAZISNU Jumputrejo, Sukodono, Sidoarjo melaksanakan santunan anak yatim, dhuafa, dan disabilitas di Balai Desa Jumputrejo, Ahad (01/03/2026). Kegiatan ini menyarsar 135 anak yatim piatu, dhuafa, dan penyandang disabilitas se-Desa Jumputrejo. Ketua UPZIS LAZISNU Jumputrejo, Bahrul Ulum, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan. Dana kegiatan bersumber dari perolehan Koin NU yang tersebar di wilayah Desa Jumputrejo.
Ketua LAZISNU Jatim, H A Afif Amrullah, mengatakan memasuki abad kedua NU bertekad mewujudkan transformasi filantropi NU. Untuk mewujudkan hal itu, tentu harus melalui sejumlah tantangan dan konsekuensi. Transformasi yang digagas LAZISNU Jatim meliputi tiga hal, yaitu sistem laporan keuangan, aplikasi, serta website yang di dalamnya juga memuat dokumentasi dan publikasi informasi kelembagaan.





