Momentum Hari Kartini dimanfaatkan NU Care-LAZISNU Jawa Timur untuk menghadirkan kepedulian di bidang pendidikan. Melalui program beasiswa, LAZISNU Jatim membebaskan tunggakan biaya pendidikan seorang siswi di SMK YPM Taman Sidoarjo. “Yuliana tinggal bersama ibunya dan menghadapi keterbatasan ekonomi yang berdampak pada keberlangsungan pendidikannya,” ujar Manajer Distribusi NU Care-LAZISNU Jatim, M Rizal Syarifuddin, di sela penyaluran beasiswa dhuafa, Selasa (21/04/2026).
NU Care-LAZISNU Jatim mentasharufkan fidyah Ramadhan kepada tukang becak dan petugas TPA di Kota Surabaya, Rabu-Kamis (18-19/03/2026). Fidyah kepada tukang becak berbentuk makanan jadi yang dibagikan dini hari sebagai menu sahur. Sementara fidyah kepada petugas TPA berupa makanan mentah agar bisa diolah sesuai kebutuhan. Keduanya dipilih sebagai penerima fidyah karena merepresentasikan kelompok pekerja sektor informal yang tetap bekerja di waktu-waktu krusial. “Penyaluran fidyah ini berasal dari dua sumber, yakni dari LAZISNU PBNU dan yang diterima LAZISNU Jatim sendiri,” ujar Manajer Distribusi NU Care-LAZISNU Jatim, M Rizal Syarifuddin, Kamis (19/03/2026).
NU Care-LAZISNU Jatim mendistribusikan bingkisan kepada puluhan guru ngaji di lereng Gunung Kelud, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Sabtu (14/03/2026). Direktur Wilayah NU Care-LAZISNU Jatim, Moch Rofi’i Boenawi, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada para guru ngaji yang selama ini berperan dalam mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anak. “Kami mendistribusikan paket sembako, sarung dan baju koko dari Behaestex, dan Al-Qur’an, dan bingkisan guru ngaji dari Majelis Takwa Telkomsel (MTT),” ujarnya.
NU Care-LAZISNU PBNU bersama PT Indomarco Prismatama atau Indomaret menyalurkan sejumlah bantuan dari sedekah pelanggan di bidang pendidikan hingga pemberdayaan masyarakat. Penyaluran program kerja sama kedua pihak dipusatkan di Rumah Dinas Walikota Blitar, Jalan Sudanco Supriyadi, Kota Blitar, Selasa (10/03/2026). Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Walikota Blitar H Syauqul Muhibbin, Sekretaris LAZISNU PBNU H Moesafa, dan sejumlah perwakilan PT Indomarco Prismatama.
LAZISNU Jatim berikhtiar menggalakkan penggalangan dana sosial di kawasan wisata perkotaan dengan penyebaran kotak infaq di tempat wisata hingga rumah makan di Kota Batu. Sekretaris LAZISNU Jatim, Moch Rofi’i Boenawi, menyampaikan bahwa gagasan ini telah lama dicanangkan, namun baru terealisasi. Menurutnya, penyebaran kotak infaq di tempat wisata merupakan ikhtiar memperkuat LAZISNU di perkotaan.
Melihat pontensi yang cukup besar, NU Care-LAZISNU Jawa Timur mencanangkan zakat dikelola secara produktif. Pendistribusian zakat tidak melulu pada konsumtif, tetapi dilakukan untuk pemberdayaan UMKM, bantuan modal usaha, pemberdayaan hewan ternak seperti kambing bergulir, bantuan sarana jualan gerobak dan sejenisnya. Dengan dana zakat ini, perekonomian masyarakat dapat meningkat. Mengubah mustahik (orang yang menerima) menjadi muzakki (orang yang memberi).





