Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) bersama NU Care-LAZISNU Jawa Timur menyalurkan zakat produktif di Kabupaten Gresik, Senin (20/7/2026). Bantuan berupa kios kontainer usaha beserta modal usaha itu menyasar marbot dan juru parkir masjid. Program ini merupakan upaya pemberdayaan ekonomi mustahik agar memiliki pendapatan yang berkelanjutan. Manajer Distribusi NU Care-LAZISNU PWNU Jawa Timur, M Risal Syarifuddin, mengatakan bahwa zakat tidak hanya memiliki fungsi sosial untuk memenuhi kebutuhan dasar penerima manfaat, tetapi juga harus mampu menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi.
Rasa haru menyelimuti wajah Gustin Ningsih saat mendampingi putranya, Ekselo Leonael Lumban Raja, mengikuti Khitan Massal Gratis yang diselenggarakan NU Care-LAZISNU MWCNU Sidoarjo, Ahad (5/7/2026) lalu. Ekselo merupakan ABK yang berasal dari keluarga non-Muslim. Ia juga mendapat kesempatan mengikuti khitan massal bersama puluhan peserta lainnya. "Saya mengucapkan terima kasih buat NU. Mudah-mudahan NU semakin sukses dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat," ungkap Gustin.
LAZISNU PRNU Sukorejo, Buduran, Sidoarjo menggelar santunan anak yatim, Ahad (12/07/2026). Agenda rutin ini sebagai wujud menebar kebahagiaan, khususnya pada momentum Muharram yang dikenal sebagai bulan anak yatim. Kegiatan tersebut dilaksanakan di dua lokasi dan waktu yang berbeda. Santunan pertama dilaksanakan di Mushala Asy-Syafi’iyah, Sukorejo Baru RT 11 RW 04 pada pukul 15.00 WIB atau ba’da Ashar. Selanjutnya, kegiatan kedua digelar di Mushala Darul Falah, Sukorejo RT 05 RW 02 pada pukul 19.30 WIB atau ba’da Isya. "Melalui kegiatan ini kami mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dengan memberikan santunan secara langsung kepada anak-anak yatim,” ujarnya Ketua LAZISNU PRNU Sukorejo, M Irfan.
NU Care-LAZISNU Jawa Timur gencar melaksanakan program intensifikasi Koin NU. Salah satu LAZISNU di Gresik ditetapkan sebagai pilot project, yaitu LAZISNU PRNU Indro, Sukorejo, dan Gending, di bawah koordinasi LAZISNU MWCNU Kebomas, Gresik. Dari tiga ranting tersebut, LAZISNU PRNU Indro dinilai paling menonjol dalam aspek penghimpunan Koin NU, pentasharufan, serta pelaporan keuangan yang sesuai dengan standar NU Care-LAZISNU Jatim. Sehingga memperoleh bantuan Program Pemberdayaan Ekonomi Masjid berupa rombong dan modal usaha senilai Rp1,5 juta dari NU Care-LAZISNU Jatim. Bantuan tersebut diperuntukkan kepada Masjid Jami’ Al-Kautsar Indro.
Kegiatan dalam program Muharram Ceria itu bertajuk 'Ziarah Muassis NU Santri Yatim'. Agenda itu tak sekadar menjadi agenda wisata religi, namun menjadi ikhtiar menanamkan kecintaan kepada para ulama pendiri NU sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim. Manajer Distribusi NU Care-LAZISNU Jawa Timur, M Rizal Syarifuddin, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar menghadirkan pengalaman spiritual sekaligus kebahagiaan bagi anak-anak yatim pada bulan Muharram yang dikenal sebagai bulan penuh keberkahan.
NU Care-LAZISNU PBNU menggelar pelatihan dan penguatan kapasitas pelaku UMKM di Kota Blitar. Tak hanya itu, NU Care-LAZISNU juga menyerahkan gerobak dan bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM yang sebelumnya yang telah melalui proses seleksi dan pendampingan. Sekretaris LAZISNU PBNU, Moesyafa, menjelaskan bahwa keberhasilan UMKM tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal yang dimiliki, tetapi juga kemampuan pelaku usaha dalam mengelola bisnis secara profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman.





